Membaca Al-Qur’an dengan Tartil
Tadabbur Al-Qur’an Bersama Rumah Qur'an Ummul Mukminin ’Aisyah Al-Qur’an diturunkan bukan sekadar untuk dibaca, tetapi untuk ditadabburi, dihayati, dan diamalkan . Salah satu adab utama dalam membaca Al-Qur’an adalah membacanya dengan tartil . Allah ﷻ berfirman: وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا Wa rattilil-qur’āna tartīlā “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil.” (QS. Al-Muzzammil: 4) Asbābun Nuzūl Ayat ini turun pada masa awal kenabian di Makkah, ketika Rasulullah ﷺ: Diperintahkan qiyamul lail (shalat malam), Membaca Al-Qur’an dalam waktu yang panjang dan penuh kesungguhan. Dalam kondisi itu, Allah mengarahkan cara membaca yang benar. Bukan sekadar banyak ayat, tapi bacaan yang tenang, teratur, dan meresap ke hati. Perint...